3 TOKOH YANG DIKLAIM MENJADI PENGKHIANAT BESAR DUNIA

Pengkhianatan seringkali dilakukan menurut motif tertentu. Motif pengkhianat menyerahkan suatu konsekuensi yang berbeda-beda di masing-masing aksinya. Nah, di dunia ini ternyata ada sejumlah orang yang adalahpengkhianat terbesar dalam sejarah dunia sampai-sampai perbuatannya masih terngiang-ngiang, terdaftar dalam sejarah, dan tidak termaafkan. Siapa sajakah mereka? Berikut ini ulasannya.

1. Wang Jingwei


Wang Jingwei adalahtokoh pengkhianat yang berasal dari China. Wang adalahanggota sebuah partai Nasionalis China yang menjabat sebagai sayap kiri Kuomintang. Wang menjadi simbol pengkhianat di negaranya sendiri pada masa mula China menjadi suatu negara Republik.

Dalam perjalanan hidupnya, Wang berlomba dengan seseorang yang mempunyai nama Chiang Kai-Shek sesudah Sun Yat Sen meninggal dunia. Motifnya yaitu hendak menguasai partai sampai-sampai dapat dengan gampang menguasai negara.


Namun, pada kompetisi tersebut Wang merasakan kekalahan sehingga menyerahkan motivasi guna mengkhianati bangsanya sendiri ketika Jepang datang pada tahun 1937 guna menguasai negara Tirai Bambu tersebut.

Wang mulai berkhianat pada negaranya dengan teknik bersekongkol dengan Jepang. Sehingga Wang dijadikan sebagai penguasa negara boneka China. Tak lama setelah mengerjakan pengkhianatan tersebut, Wang meninggal dunia di tahun 1944 sebelum kesudahannya Jepang memberikan diri pada Perang Dunia II sesudah kalah telak di bom atom oleh Amerika Serikat.

2. Guy Fawkes

Siapa bilang orang baik bakal sepenuhnya baik dan selama-lamanya baik. Hal tersebut mencerminkan Guy Fawkes yang adalahpenganut Katolik yang paling taat. Ketaatannya tampak pada ketika Ia ikut melawah Protestan Belanda dan Katolik Spanyol.

Baca pun Senjata Pembunuh Massal yang Pernah Diciptakan
Tokoh Pengkhianat Terbesar

Setelah ikut perang melawan Katolik dan Protestan pada ‘Eighty years War’, Fawkes mempunyai rencana lain yakni akan membunuh Raja Protestan di Inggris King James I. Fawkes melancarkan aksinya sesudah bertemu dengan Robert Catesby dan Thomas Wintour.




Namun, rencana itu harus gagal sebab Fawkes tertangkap dan mesti menerima fakta bahwa Ia dijatuhi hukuman mati. Sebelum dihukum, Fawkes mengerjakan pengkhianatan yakni ‘Gunpowder Plot’ yakni peledakan gedung parlemen Inggris pada tanggal 5 November 1605.

Tapi Fawkes bunuh diri guna menghindari hukuman penganiayaan sampai mati. Saat hendak dieksekusi ia melompat dari ketinggian. Pengkhianatan yang dilakukannya menjadi pengkhianatan terbesar di negara Inggris.

Hingga sekarang setiap tanggal 5 November yang adalahhari kematian Fawkes diperingati dengan teknik berpesta kembang api dan api unggun. Di samping itu, Topeng Fawkes yang terkenal sampai sekarang ini dijadikan sebagai simbol guna melawan kezaliman.

3. Marcus Junius Brutus (Brutus)

Tokoh pengkhianat selanjutnya yakni Marcus Junius Brutus, seorang politikus yang hidup pada masa Romawi. Nama Brutus ini disejajarkan dengan nama Judas Iskariot sebab telah melancarkan aksi pengkhianatan. Brutus mengkhianati Julius Caesar yang adalahanaknya. Namun, publik memandang Brutus adalahanak haramnya.



Dalam melancarkan aksinya, Brutus dirayu oleh Cassius guna membunuh orang yang sangat menyayanginya yakni Julius Caesar. Sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, Brutus pernah diampuni berkali-kali oleh Caesar sebab rasa sayang Caesar yang amat mendalam.


Sayangnya, Brutus tetap mengkhianati Caesar, orang yang telah mengayomi serta menyayanginya. Sehingga nama Brutus dan Cassius masuk kedalam nama pengkhianat terbesar sepanjang masa. Nama itu menjadi paling dibenci sampai-sampai disejajarkan dengan pengkhianat besar lainnya yakni Judas Iskariot versi Dante’s Inferno